27 Juni 2010

Pesan Tersembunyi diBalik Logo Coca Cola

The Coca Cola Company dan produk-produknya banyak menuai kritik oleh berbagai sumber atas bermacam-macam alasan termasuk efek negatif produk-produk tersebut terhadap kesehatan, lingkungan, penggunaan pestisida dalam jumlah yang besar dalam produk-produknya, praktek eksploitasi buruh dan masih banyak alasan lagi. Tidak sedikit dari alasan-alasan tersebut yang membawa perusahaan tersebut menghadapi tuntutan hukum dan menciptakan kontroversi.

27 Januari 2010

Nurani Yang Selalu Bergetar

Semua orang ingin bahagia. Cara orang mengejar kebahagiaan berbeda-beda. Akibatnya, berbeda pula kualitas kebahagiaannya. Ada yang semu dan ada yang sejati, Sisi luar dari kebahagiaan memang relatif. Tidak bisa disama-ratakan. Seperti soal selera makan, kesukaan akan warna, model, dan hal-hal fisik lainnya. Tetapi sisi dalam dari sebuah kebahagiaan berada pada ruang yang sama: kebahagiaan itu ada di hati. Pada sisi dalam inilah, tempat sebuah kebahagian diukur, apakah semu atau sejati. Dan bukan pada sisi luarnya. Memoles sisi luar sebuah kebahagiaan, dengan menyalahi dan melanggar suara hati, hanya akan menimbulkan kesenjangan, split personality, juga kebahagiaan yang sangat kabur. Dengan tulus mendengar kata hati, dengan tulus mengikuti nurani, banyak manfaat yang bisa kita peroleh,

01 Juli 2009

Kehebatan Pasukan Berkuda Islam Dimasa Kejayaannya

Tentara Islam dikenal memiliki pasukan berkuda yang sangat hebat. Di era kejayaan Islam, kekuatan para prajurit Islam benar-benar tertumpu pada keahlian berkuda dan memanah. Sejarah peradaban Islam mencatat, kehebatan pasukan berkuda Islam telah menjadi kunci kemenangan dalam berbagai pertempuran penting.

Pasukan berkuda biasa disebut kavaleri, yang berasal dari bahasa Latin caballus dan bahasa Prancis chevalier yang berarti "pasukan berkuda". Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam karyanya bertajuk Islamic Technology: An Illustrated History, mengungkapkan, sebelum Islam berkembang, peradaban lain, seperti Bizantium telah memiliki pasukan kavaleri yang tangguh.

Masa Kejayaan Islam Di Eropa

Setelah kekuasaan Kekhalifahan Umayyah yang berpusat di Damaskus digulingkan Bani Abbasiyah pada 750 M, dinasti itu tak sepenuhnya terbenam. Lima tahun setelah runtuhnya Umayyah yang berpusat di Damaskus, Suriah, Abdurrahman I yang bergelar Al-Dakhil berhasil mendirikan Kekhalifahan Umayyah baru di daratan Eropa.

Kekhalifahan baru ini bahkan mampu mengimbangi kejayaan Dinasti Abbasiyah, khususnya dalam bidang sains dan teknologi. Kemilau sains dan teknologi di wilayah kekuasaan Dinasti Umayyah Andalusia berawal dari zaman kekuasaan Abdurrahman Al-Aushat. Menurut Ahmad Syalabi, Abdurrahman Al-Aushat dikenal sebagai pemimpin yang cinta ilmu pengetahuan.

27 Juni 2009

Ashabu Rayati Sud (Pasukan Panji Hitam)

Generasi Thaifah Manshurah yang Dijanjikan Kemunculannya di Akhir Zaman

Thaifah Manshurah, Senantiasa ada hingga kiamat

Dalam berbagai hadits yang shahih telah dijelaskan bahwa akan senantiasa ada sekelompok umat Islam yang berpegang teguh di atas kebenaran. Mereka melaksanakan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan konskuen, memperjuangkan tegaknya syariat Islam, dan meraih kemenangan atas musuh-musuh Islam, baik dari kalangan kaum kafir maupun kaum munafik dan murtadin.

18 Juni 2009

Antara Pemimpin dan Penguasa

Jika didengar selintas saja, kata Penguasa dan Pemimpin mungkin memiliki arti yang sama. Namun jika kita mendalami lagi arti kedua kata ini kita akan menemukan perbedaan yang cukup jauh. Pemimpin artinya yang memimpin. Sedangkan Penguasa artinya yang menguasai. Pemimpin identik dengan Sang pemimpin yang bertangan dingin, ramah dan adil sedangkan Penguasa identik dengan seorang penguasa yang bertangan besi, diktator, egois dan zhalim.

Sebentar lagi Indonesia akan kembali memilih Presiden atau istilah para insan pers sering mengatakannya dengan "Menuju RI 1". Lalu bagaimanakah penilaian islam terhadap "Presiden" itu?

Anti Korupsi

Imam Malik dalam Al-Muwattha' meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah mengirim 'Abdullah ibn Rawahah berangkat ke Khaibar (daerah Yahudi yang tunduk pada kekuasaan Islam) untuk memungut kharaj dari hasil tanaman kurma mereka. Rasulullah SAW telah memutuskan hasil bumi Khaibar dibagi menjadi dua; separo untuk kaum Yahudi sendiri yang mengolahnya dan separonya lagi diserahkan kepada kaum Muslimin.

Ketika 'Abdullah ibn Rawahah menjalankan tugasnya, orang-orang Yahudi mendatangi beliau. Mereka mengumpulkan perhiasan istri-istri mereka dengan niat untuk menyogok. Mereka berkata, ''Ini untukmu dan peringanlah pungutan yang menjadi beban kami. Bagilah kami lebih dari separo.''